Mengetahui perbedaan tripod dan monopod secara tepat merupakan hal yang harus dipahami oleh para kreator konten. Seiring berkembangnya teknologi, cara mencari uang sudah beragam, salah satunya menjadi kreator konten di berbagai platform.
Beberapa kreator konten mungkin merekrut kameramen atau videografer profesional, namun kreator konten kecil bisa memulai dengan bantuan tripod atau monopod. Keduanya sama-sama membantu dalam membuat konten, namun memiliki ciri berbeda.
Sekilas secara tampilan tentu dapat terlihat perbedaan jelasnya melalui jumlah kaki yang menopang kamera. Perbedaan detail lainnya akan kami ulas dalam pembahasan berikut!
Perbedaan Tripod dan Monopod
Sama-sama memberikan bantuan besar terhadap para kreator konten, monopod dan tripod memiliki perbedaan secara signifikan. Fotografer atau konten kreator merupakan profesi yang lekat dengan alat ini, perbedaan tersebut kami rangkum dalam poin-poin berikut:
1. Jumlah Kaki dan Kestabilan
Sesuai namanya, jumlah kaki pada monopod ada satu dan bisa dimanfaatkan sebagai tongsis, sementara jumlah kaki tripod sama dengan tiga. Berdasarkan jumlah kakinya tentu stabilitas tripod jauh lebih baik dibandingkan monopod.
Tripod bisa berdiri kokoh tanpa bantuan tangan sama sekali, asalkan permukaan tempat tripod berdiri datar, bukan di atas bebatuan maupun tanah menanjak. Sementara monopod yang lebih dikenal sebagai tongsis nyaris selalu membutuhkan tangan untuk menyangga alat.
2. Ukuran dan Kepraktisan
Dari segi ukuran, monopod lebih kecil sehingga lebih ringkas dan menjadi pilihan para fotografer atau orang yang suka berjalan-jalan keliling Indonesia. Sementara tripod hadir dalam berbagai jenis ukuran yang bisa dipendekkan atau dipanjangkan.
Bobot tripod sendiri lebih berat dibandingkan monopod sehingga tidak fleksibel untuk dibawa berjalan-jalan. Sekarang bentuk tripod ada banyak ragamnya, bisa ditemukan ukuran terkecil, namun fungsinya belum tentu maksimal untuk menyangga handphone atau kamera.
3. Harga Alat

Jika melihat perbandingan harganya maka monopod jauh lebih murah dibandingkan tripod karena ukurannya juga lebih fleksibel. Sementara biasanya fotografer profesional memanfaatkan tripod untuk memotret objek dalam maupun luar ruangan.
Sekarang sudah banyak yang menjual tripod mini dengan harga miring, namun tentu fungsinya seimbang dengan harganya. Jika tujuannya untuk bepergian atau membuat konten luar ruangan sendirian, bisa manfaatkan monopod saja agar lebih mudah.
4. Kegunaan Alat
Profesional dalam bidang fotografi maupun pembuatan konten sebenarnya bisa memanfaatkan kedua alat, sesuai kebutuhan. Namun, jika meninjau dari spesifikasi fungsi, maka monopod biasanya untuk proses memotret rana tinggi, panning, dan sebagainya.
Sementara penggunaan tripod biasanya untuk menghasilkan gambar dengan rana rendah, long exposure, serta time lapse, dan banyak lagi efek lainnya. Kuncinya adalah ingin mengambil foto dengan rana rendah atau tinggi.
Baca Juga: Tips Memilih Tripod Kamera
5. Fleksibilitas Fitur Alat

Fleksibilitas dari segi bentuk memang dimenangkan oleh monopod, namun fleksibilitas fitur jauh lebih beragam tripod. Tidak heran jika banyak digunakan oleh profesional karena head dan center column-nya bisa diatur sedemikian rupa sesuai keperluan.
Sementara dibandingkan dengan monopod dari segi fitur tidak banyak hal bisa dilakukan, penggunanya juga lebih umum. Kebanyakan orang menggunakan monopod hanya untuk berfoto selfie, bukan untuk para fotografer maupun profesional lainnya.
Baik tripod maupun monopod memiliki fungsi serta keunggulannya tersendiri, tinggal pilih mana yang paling sesuai dengan kebutuhan. Berbagai perbedaan tripod dan monopod di atas dapat menjadi acuan ketika membutuhkan alat bantu membuat konten atau fotografi.
Setelah mengetahui perbedaan dari tripod dan monopod, kini saatnya Anda mencari tripod atau monopod yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Costa menawarkan berbagai macam tripod dengan kualitas terbaik dengan harga yang terjangkau. Konsultasikan kebutuhan tripod kamu dengan Costa!
